Profil

Sejarah

Didirikan pada 29 November 1980 dan diprakarsai oleh Prof Heyder. Kami telah mendidik ratusan ahli bedah unggul yang tersebar ke seluruh penjuru Indonesia.

Perkembangan sebelum tahun 1961

Rumah Sakit Dr. Kariadi (disebut Rumah Sakit Purussara), di mana pada saat itu dibagian bedah hanya terdapat 2 orang dokter yaitu dr. Husein dan dr. Hailborn, tahun 1954 dr. Husein pergi, maka dikirim dari jakarta seorang ahli bedah, murid dari Prof.Sukaryo yaitu dr. Heyder. Pada saat itu keadaan bagian bedah sangat memprihatinkan oleh karena:

  1. Kamar operasi dan alat operasi yang tidak memenuhi syarat
  2. Tenaga dokter yang kurang
  3. Tidak ada ahli anestesi

Untuk mengatasi hal ini maka dr. Heyder bersama dr. Paryono (direktur RS. Purusara saat itu) mendirikan kamar operasi baru yang diresmikan oleh menteri Kesehatan dr. Aziz Saleh pada tanggal 26 April 1956. Staf Bagian Bedah diperbanyak dengan datangnya dokter-dokter baru yaitu dr. Gan Hoay Kiong, dr. Suraryo Darsono, dr. Yen ShieSen, dr. Sengupta dan dr. Beisser. Oleh karena saat itu belum ada ahli anestesi, maka bagian bedah mendidik 3 orang perawat anestesi, kemudian pada bulan Maret 1961 dr. Haditopo dari Universitas Gajah Mada yang telah menyediakan training dibidang Anestesi di Kopenhagen datang. Untuk meningkatkan pelayanan, maka dr. Heyder dikirim kebagian Pediatric Surgery di Children Hospital di Colombo Ohio Amerika dan Universitas Malmo Swedia. Dalam bidang pendidikan dr. Heyder diberikan wewenang menddik ahli bedah di mana pemberian brevet dilakukan di Jakarta. Mereka yang telah lulus adalah dr. Sudjati pada tahun 1960, dr. Gan Hoay Kiong pada tahun 1961 dan dr. Yen Shie Sen pada tahun 1962.

Perkembangan antara tahun 1961 – 1970

Karena pendidikan bedah dibawah pimpinan dr. Heyder dianggap baik, maka pemberian brevet ahli bedah dapat diberikan sendiri oleh dr. Heyder. Mereka yang lulus bedah dalam kurun waktu itu adalah:

  1. Suraryo Darsono pada tahun 1962 yang kemudian diangkat sebagai staf oleh Bagian Bedah.
  2. S. Asikin pada tahun 1964 yang kemudian kembali ke Jerman.
  3. Iskarno kemudian berangkat ke Jerman memperdalam.

Pada saat itu dalam bidang pendidikan dan pelayanan sudah maju (waktu itu banyak mahasiswa Gajah Mada yang menjalani ko-shap di RS umum Semarang). Dengan melihat volume pekerjaan dan jumlah penderita yang lebih banyak dari jogja maka, Universitas Diponegoro (saat itu masih swasta) yang dimotori oleh Prof. Sudarto dan ibu widayati SH. Meminta partisipasi dr. Heyder untuk mendirikan Fakultas Kedokteran. Kemudian pelaksanaannya didukung oleh dokter RS. Umum yang lain, lalu berdirilah Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro tanggal 1 Oktober 1961. Tanggal 18 Februari 1966 dr. Heyder diangkat sebagai guru besar dan pidato pengukuhan pada tanggal 3 Juni 1967.

Perkembangan antara tahun 1971 – 1980

Perkembangan pelayanan dan pendidikan semakin maju. Berturut-turut ahli bedah baru diluluskan, yaitu:

  1. F. Sutoko pada tahun 1971 kemudian memperdalam Bedah Plastik di Amsterdam.
  2. Saleh Mengun sudirdjo padatahun 1972, kemudian mengambil pendidikan dibidang Orthopaedi di Universitas Indonesia (UI) Jakarta dan lulus sebagai Orthopaedist tahun 1978.
  3. Darsito pada tahun 1973, kemudian memperdalam Bedah Digestif di Berlin Jerman dan mendapat brevet tahun 1981.
  4. Rudy Yuwono 1974 kemudian mengambil keahlian dibidang Urologi Groningen negeri Belanda yang lulus tahun 1979.
  5. Lukas W. Padatahun 1973 dan memperdalam bedah Onkologi dan mendapat ahli bedah tumor pada tahun 1978.
  6. Abdul Wahab, lulus 1977 dan sebagai ahli bedah orthopaedi FK UI Jakarta.
  7. Andy Maleachi, lulus tahun 1978 dan kemudian mendapat brevet ahli bedah digestif.
  8. Rifki Muslim, lulus tahun 1977 dan lulus sebagai ahli Urologi dari FK UI Jakarta.

SK Rektor Universitas Diponegoro No.144 /SK/PT09/1980 tentang pembentukan Sekolah Pendidikan Dokter Spesialis I.

Pendidikan Spesialis 1 dan pelayanan mulai dilakukan sesuai keahlian subspesialisasi. Disamping itu Prof. Heyder juga mendidik ahli bedah mulut, yaitu drg. Tjipto Rahardjo dan disusul drg. Kuswartono. Dalam perkembangan selanjutnya, sub bagian bedah mulut dipisah dari bagian bedah dan masuk UPF/Laboratorium Gigi.

Perkembangan tahun 1980 – 1990

Banyak lulusan ahli bedah sekarang yang kemudian menjadi staf pengajar yaitu:

  1. A. Faik Heyder, Sp.B. Sp.BTKV Menyelesaikan pendidikan dokter sub spesialis Bedah TKV di Philippine Heart Center of Asia, Manila Filipina. 1980.
  2. Andy Maleachi, pada tahun 1980 dikirim oleh UNDIP untuk mengikut kuliah singkat selama 8 bulan di Universitas Royal College of Surgeon (Edinburgh) di kota Edinburgh, Scotland, Great Britain.
  3. I. Riwanto, lulus tahun 1981 dan mendapat brevet ahli bedah digestif dari FK UI.
  4. Djoko Handojo, lulus tahun 1985 dan mendapat brevet ahlibedah tumor dari FK UI Jakarta.
  5. Yulianto, lulus tahun 1985 dan mendapat brevet ahli bedah anak dari FK UI.
  6. Sidharta Darsoyono, lulus tahun 1983 dan lulus Urologi dari FK UNAIR Surabaya.

Pada bulan Mei tahun 1980 prof. Heyder pensiun sebagai Kepala Bagian, dan mulai bulan November 1980 sampai dengan 1 Juni 1980. Dr. Suraryo Darsono diangkat sebagai Pejabat Kepala Bagian tahun 1981.

Perkembangan tahun 1990 – 2000

Perkembangan pelayanan dan pendidikan semakin maju. Berturut-turut ahli bedah baru diluluskan, yaitu:

  1. I. Riwanto, lulus Doctor Free University Amsterdam pada tahun 1992.
  2. Bambang Sutedja, SpB, SpBO, FICS lulus B. Orthopaedi FK UI Jakarta pada th. 1994.
  3. dr. dr. H. Zaenal Muttaqien, Ph.D, Sp.BS(K). menyelesaikan Program Doctor of Philosophy in Medical Science Hiroshima University pada tahun 1993.
  4. Ardy Santosa, Sp.U lulus dari Spesialis Urologi FK Unair tahun 1994.
  5. Johnny Syoeib, Sp.B-KBD lulus spesialis bedah konsultan digestif pada tahun 1994.
  6. Johnny Syoeib, SpB, SpBD lulus Bedah Digestif FK UI Jakarta pada tahun 1993.
  7. Prof Dr. dr. A. Faik Heyder, Sp.B. Sp.BTKV menyelesaikan program doktoral di FK UGM dan dikukuhkan sebagai guru besar dalam ilmu bedah pada 07 November 1998.
  8. M. Mulyono,SpB, SpBD lulus Bedah Digestif FK Unair Surabaya tahun 1997.
  9. Sahal Fatah, SpB, SpBTV lulus BedahToraks/Vaskuler FK UI Jakarta 2000.

Pada Periode ini Kepala Bagian dijabat oleh dr. Saleh Mangun sudirdjo, FICS sampai 1994.

Perkembangan tahun 2001 – 2010

  1. Djeni Bijantoro, SpB lulus Bedah Anak FK Universitas Padjadjaran (UNPAD) pada tahun 2004 dan mengajukan mutasi pada tahun 2005.
  2. Mohammad Adi Soedarso bergabung di bagian bedah setelah lulus FK Universitas Airlangga (Spesialis Urologi) Lulus tahun 2000.
  3. Benny Issakh, Sp.B, Sp.B(K)Onk Lulus dari Bedah Onkologi pada tahun 2002 dari FK UI.
  4. Darwito Lulus Sub Spesialis Bedah Onkologi pada tahun 2005 dari FK UI.
  5. Najatullah, Sp.BP-RE (K), MARS kembali ke bagian setelah menyelesaikan Spesialis Ilmu Bedah Plastik dan Rekonstruksi Estetik dari FK UI tahun 2004.
  6. Kunsemedi Setyadi, Sp.B lulus spesialis bedah konsultan digestif pada tahun 2004.
  7. Aries Sudjarwo, Sp.B, Sp.BV(K) lulus dari program spesialis ilmu bedah vaskular FK UI Jakarta pada rahun 2006.
  8. Edwin Basyar, M.Kes , Sp.B ,Sp.BA. lulus dari Bedah Anak FK UNPAD pada tahun 2007.
  9. Agus Priambodo, Sp.B ,Sp.OT(K) masuk menjadi staf Bedah Tahun 2007 setelah menyelesaikan pendidikan spesialis Orthopaedi di FK UI.
  10. M.Thohar Arifin, Ph.D, PAK, Sp.BS(K). menyelesaikan Program Doctor of Philosophy in Medical Science Hiroshima University pada tahun 2007.
  11. dr. Eriawan Agung Nugroho, Sp.U setelah menyelesaikan pendidikan ahli urologi di FK Unair masuk menjadi staf pada tahun 2008.
  12. M. Rizqy Setyarto,Sp.B, Sp.BP-RE(K), MARS menyelesaikan Spesialis Ilmu Bedah Plastik dan Rekonstruksi Estetik dari FK UI 2009.
  13. Wahyu Wiryawan,Sp.B, Sp.BTKV (K) Lulus Bedah Toraks Kardio Vaskular FK UI tahun 2009.

Perkembangan tahun 2011 – 2021

  1. dr. Selamat B, MSi.Med.Sp.B.Sp.B(K)Onk FICS menyelesaikan program doktoralnya pada program pascasarjan UNDIP tahun 2011.
  2. Bernardus Parish Budiono, MSi.Med.,Sp.B-KBD. Masuk menjadi staf pengajar di bedah pada tahun 2011 dan lulus spesialis bedah konsultan digestif pada tahun yang sama.
  3. Abdul Mughni, MSi.Med.,Sp.B-KBD Masuk menjadi staf pengajar bedah pada tahun 2011 dan lulus spesialis bedah konsultan digestif FK UNDIP pada tahun yang sama.
  4. Yuriz Bakhtiar, Ph.D.,Sp.BS(K). menyelesaikan Program Doctor of Philosophy in Medical Science Kagoshima University pada tahun 2012.
  5. Erik Prabowo, M.Si.Med, Sp.B-KBD masuk menjadi staf bedah pada tahun 2012 dan lulus spesialis bedah konsultan digestif FK UNDIP pada tahun 2013.
  6. dr. Yan Wisnu P,MKes.Sp.B.,Sp.B(K)Onk. Menyelesaikan program doktoralnya di FK UGM Tahun 2013.
  7. Didi Hertanto, M.Si.Med, Sp.B, Sp.OT(K) masuk menjadi staf bedah pada tahun tahun 2012 setelah lulus dari Sub Spesialis Orthopaedi FK UI.
  8. Robin Novriansyah, M.Si.Med, Sp.B, Sp.OT(K) masuk menjadi staf bedah pada tahun 2013.
  9. M Ali Shodiq Lulus Bedah Toraks Kardiak Vaskular FK UI tahun 2014.
  10. Agung Aji Prasetyo, MSi.Med. Sp.BA Lulus dari Program Dokter Spesialis Bedah Anak FK UNPAD tahun 2014.
  11. Avriana Pety Wardani, Sp.BA BA Lulus dari Program Dokter Spesialis Bedah Anak FK UGM pada tahun 2014.
  12. Rudiyuwono Raharjo, M.Si.Med, Sp.B, Sp.BA menyelesaikan pendidikan dokter spesialis bedah anak di FK UI pada tahun 2015.
  13. dr. Eriawan Agung Nugroho, Sp.U menyelesaikan program doktor ilmu kedokteran atau kesehatan pada FK UNDIP tahun 2016.
  14. Pujisriyani, Sp.BP-RE bergabung dengan bedah setelah menyelesaikan Spesialis Ilmu Bedah Plastik dan Rekonstruksi Estetik dari FK UI.
  15. Albertus Ari Adrianto, Sp.B.,Sp.B-KBD. Masuk ke Bagian Bedah pada tahun 2016.
  16. Krisna Tsaniadi Prihastomo, Sp.BS lulus Bedah Saraf dari FK Unair tahun 2018.
  17. Nanda Daniswara, Sp.U(K) masuk ke Bedah sub Bagian Bedah Urologi pada tahun 2017.
  18. Edmond Rukmana Wikanta, M.Si.Med., Sp.B, Sp.B(K)Onk lulus dari Sub Spesialis Bedah Onkologi -HNb dan bergabung menjadi staf bedah pada 2019.
  19. Subiyakto, M.Si.Med, Sp.B. Sp.B(K)Onk lulus dari Sub Spesialis Bedah Onkologi -HNb dan bergabung menjadi staf bedah pada 2019.
  20. Agoes Wibisono Lulus dari Bedah Anak FK UNPAD tahun 2019.
  21. Wasisto, M.Si.Med., Sp.B(K)Onk., FINACS lulus dari Sub Spesialis Bedah Onkologi -HNb dan bergabung menjadi staf bedah pada 2020.
  22. Martahadinan, M.Si.Med, Sp.B-KBD masuk menjadi staf Bedah pada tahun 2020.
  23. dr. Sigit Adi Prasetyo, MSi.Med.,Sp.B-KBD menyelesaikan program doktoralnya pada FK UNDIP Tahun 2020.
  24. Dimas Erlangga Nugrahadi, Sp.B-KBD lulus spesialis bedah konsultan digestif pada tahun 2021 dan bergabung menjadi staf pengajar Bedah.
  25. Ahmad Fathi Fuadi, Sp.B-KBD lulus spesialis bedah konsultan digestif pada tahun 2021 dan bergabung menjadi staf pengajar Bedah.
  26. dr Gina Yunita Joice Sitorus, Sp.BP-RE lulus Spesialis Ilmu Bedah Plastik dan Rekonstruksi Estetik dari FK UI Jakarta 2020 dan menjadi staf bedah pada Agustus 2021.